Posted by : jbjkbjk Senin, 09 November 2015


Penyebab Pemborosan listrik di Nurul Fikri


 


Tahukah kalian bahwasanya listrik itu mempunyai manfaat yang luar biasa dan tidak dapat digantikan oleh energi apapun ? artikel kali ini kami akan membahas tentang keutamaan dari Listrik dan pemborosan-pemborosannya. di Nurul Fikri Boarding School sering sekali terjadinya pemborosan baik dari pemborosan air, makanan, dan listrik.  Pemborosan listrik memang dilakukan secara tidak sadar oleh santri-santri dikarenakan mungkin aktivitas santri yang sangat padat sehingga para santri lupa untuk mematikan lampu, kipas, dan lupa mencabut chargeran laptop maupun handphone (jika jadwal untuk menelpon). Ayo kita ke pembahasan utamanya


Pemborosan listrik dikarenakan para santri tidak mengetahui pentingnya untuk menghemat listrik atau mereka lalai dalam melakukan sesuatu yang menyebabkan kegiatan tersebut menjadi pemborosan. Pemborosan dibagi menjadi 3 macam dalam pembahasan kali ini sebenarnya masih banyak macam-macam pemborosan listrik :

  1. Pemborosan lampu Kamar
    Kegiatan santri yang sangat penuh kegiatannya sehingga para santri lalai dalam mematikan lampu kamar terutama di pagi hari. Pagi hari merupakan kegiatan santri yang sangat padat karena dalam waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam para santri harus siap berangkat sekolah dalam keadaan sudah makan, piket, membersihkan lampu, dan menyiapkan buku. Sehingga beberapa dari santri ada yang telat dalam waktu yang cukup singkat tersebut dan menyebabkan mereka telat dan lupa mematikan lampu kamar tersebut.
     
  2. Lupa dalam mematikan kipas
    Dikarenakan kegiatan santri yang sangat kelelahan karena sibuknya aktivitas mereka kipas adalah salah satu sarana untuk merefreshingkan diri atau menyegarkan badan karena aktivitas yang sangat padat terutama pada siang hari. Waktu yang selalu lupa untuk mematikan kipas mungkin pada pagi hari kenapa ? karena santri sibuk untuk piket, makan, mandi ,dll. Mereka langsung saja meninggalkan kamar tanpa mematikan kipas kamar dan mereka mematikan saat pulang sekolah. Apakah hal ini patut untuk di contoh ? tentu tidak, orang di luar sana banyak sekali yang sangat kepanasan, kegerahan, dan kelelahan tetapi mereka tidak memikirkan tentang mereka.
     
  3. Lupa untuk mencabut chargeran laptop dan handphone
    Laptop adalah salah satu sarana penunjang dalam belajar sehingga para santri dituntut untuk bisa mengaplikasikan laptop dalam hal-hal yang baik bukan untuk hal-hal yang buruk. Ada laptop ada chargeran tentunya jika laptop tidak ada chargeran maka laptop tersebut tidak dapat menyala. Laptop bagaikan ibu dan anak yang selalu terikat dengan erat. Para santri sangat membutuhkan chargeran apabila laptop mereka sedang keadaan low kalo mereka membutuhkan chargeran tapi mereka mengabaikan tentang listrik. Mereka selalu

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Select your Language

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

RussianPortugueseJapaneseKoreanArabic Chinese Simplified

Popular Post

People


widgets
Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Only in Said... -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -